MAKALAH INDIKATOR PENGEMBANGAN AQIDAH AKHLAK MI - WAHANA BELAJAR & BERBAGI ANEKA DOKUMEN PENDIDIKAN

MAKALAH INDIKATOR PENGEMBANGAN AQIDAH AKHLAK MI


BAB I
PENDAHULUAN


A.  LATAR BELAKANG
Dalam suatu pembelajaran ada beberapa komponen yang harus diperhatikan oleh guru untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran diantaranya strategi, pendekatan, model, metode, maupun tekhnik serta taktik dalam pembelajaran. Begitu pula dalam pembelajaran Aqidah akhlak sangat penting untuk guru memperhatikan beberapa aspek komponen tersebut. Secara khususnya pada makalah ini akan dibahas mengenai model pembelajaran yang dapat diterapkan dalam mata pelajaran aqidah Akhlak.

B.  RUMUSAN MASALAH
1.             Apakah Pengertian Akidah Akhlak
2.             Apa saja Dasar Aqidah Aklak
3.             Apa Tujuan Aqidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah
4.             Apa Hubungan Antara Aqidah dan Akhlak
5.             Bagaimana Ruang Lingkup Mata Pelajaran Aqidah Akhlak
6.             Apa Saja Model-model dalam pembelajaran Aqidah Akhlak

C.  TUJUAN PENULISAN
1.             Untuk mengetahui dan memahami model Pembelajaran akidah akhlak
2.             Untuk mengetahui dan memahami model – model dalam pembelajaran akidah akhlak di MI
3.             Untuk mengetahui dan memahami penerapan model pembelajaran akidah akhlak  di MI



BAB II
PEMBAHASAN

A.     Pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah
1.      Pembelajaran
Pendidikan adalah usaha sadar untuk menumbuh kembangkan potensi Sumber Daya manusia (SD/MIM) melalui kegiatan pengajaran. Ada dua buah konsep kependidikan yang berkaitan dengan lainnya, yaitu belajar (learning) dan pembelajaran (instruction). Konsep belajar berakar pada pihak peserta didik dan konsep pembelajaran berakar pada pihak pendidik.
Dalam proses belajar mengajar (PBM) akan terjadi interaksi antara peserta didik dan pendidik. Peserta didik adalah seseorang atau sekelompok orang sebagai pencari, penerima pembelajaran yang dibutuhkannya, sedang pendidik adalah seseorang atau sekelompok orang yang berprofesi sebagai pengolah kegiatan belajar mengajar dan sepakat peranan lainnya yang memungkinkan berlangsungnya  kegiatan belajar mengajar yang efektif.
Pembelajaran menurut Oemar Hamalik adalah suatu kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur manusiawi, internal, material, fasilitas, perlengkapan dan prosedur yang saling mempengaruhi mancapai tujuan pembelajaran.
Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar meliputi guru dan siswa yang saling bertukar informasi.
Adapun beberapa ciri-ciri pembelajaran yaitu :
a.      Materi jelas, terarah, dan terencana dengan baik
b.      Aktor guru yang cermat dan tepat
c.       Adanya waktu untuk mencapai tujuan pembelajaran
d.      Evaluasi, baik evaluasi proses maupun evaluasi produk.
Sedangkan teori pembelajaran menurut Bruner ada dua yaitu preskriptif dan deskriptif. Dikatakan teori preskriptif karena tujuan utama dalam pembelajaran adalah menetapkan strategi dan metode pembelajaran yang optimal dalam melakukan pembelajaran akidah dan dikatakan deskriptif karena tujuan utama teori ini adalah bagaimana menentukan hasil belajar atau memeriksa proses belajar yang akan meraih suatu perubahan pada peserta didik. Teori deskriptif menaruh perhatian pada hubungan bagaimana menentukan hasil belajar (perubahan) atau sebagaimana seseorang belajar untuk menggapai suatu perubahan tersebut. Teori preskriptif yaitu menaruh perhatian pada bagaimana seseorang mempengaruhi orang lain agar terjadi hal belajar. Teori preskriptif adalah suatu teori yang disebut goal oriented yang berarti untuk mencapai tujuan, sedangkan teori deskriptif adalah suatu teori yang disebut goal free yang berarti untuk memberikan atau menentukan hasil.
2.      Pengertian Akidah Akhlak
Menurut bahasa, kata  akidah  berasal dari bahasa Arab yaitu [عَقَدَ-يَعْقِدُ-عَقْدً] artinya adalah mengikat atau mengadakan perjanjian. Dalam buku, Suplemen Ensiklopedi Islam (2002 : 24), kata Akidah berakar dari kata ‘aqada-ya’qidu, yang berarti menyimpulkan atau mengikat tali yang mengadakan perjanjian. Dari kata ini muncul bentuk lain, seperti I’tiqada-ya’taqidu dan I’tiqad, yang berarti mempercayai, meyakini dan keyakinan.
Sedangkan Akidah menurut istilah adalah urusan-urusan yang harus dibenarkan oleh hati dan diterima dengan rasa puas serta terhujam kuat dalam lubuk jiwa yang tidak akan dapat diguncangkan oleh keraguan-keraguan.
Sementara kata “akhlak” juga berasal dari bahasa Arab, yaitu [خلق] jamaknya [اخلاق] yang artinya tingkah laku, perangai, tabi’at, watak, moral atau budi pekerti. Dalam Kamus Bahasa Indonesia, akhlak dapat diartikan budi pekerti, tabi’at, kelakuan, watak. Jadi, akhlak merupakan sikap yang telah melekat pada diri seseorang secara spontan diwujudkan dalam tingkah laku atau perbuatan.
Manusia yang berakhlak mulia, suka tolong menolong sesama insan dan makhluk lainnya. Nabi SAW bersabda yang maksudnya adalah :
اِنّمَابُعِثْتُ لِاُتَمِّمَ مَكَارِمَ لْاَخْلَاقِ
“Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan keutamaan akhlak” (H.R.Al-Baihaqi)
3.      Dasar Akidah Akhlak
Dasar Akidah Akhlak dalam hukum Islam yaitu Al-Qur’an dan Al-Hadist. Al-Qur’an dan Al-Hadist adalah pedoman hidup dalam Islam yang menjelaskan kriteria atau ukuran baik buruknya suatu perbuatan manusia.
4.      Tujuan Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah
a.      Memupuk dan mengembangkan dasar Ketuhanan yang sejak lahir.
b.      Akidah Akhlak bertujuan pula membentuk pribadi muslim yang luhur dan muia.
c.       Menghindari diri dari pengaruh akal pikiran yang menyesatkan.
5.       Hubungan Antara Akidah dan Akhlak
Dasar pendidikan akhlak bagi seorang muslim adalah akidah yang benar terhadap alam dan kehidupan, karena akhlak tersarikan dari akidah dan pancaran dirinya.
Adapun yang dapat menyempurnakan akidah dengan benar terhadap Allah adalah berakidah dengan benar terhadap malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya yang diturunkan kepada para Rasul dan percaya kepada rasul-rasul utusan-Nya yang mempunyai sifat jujur dan amanah dalam menyampaikan risalah Tuhan mereka.
6.      Ruang lingkup Mata Pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah
a.      Aspek akidah (keimanan) meliputi :
1.      Kalimat Thayyibah
2.      Al-Asma’ Al-Husna
3.      Iman kepada Allah
4.      Meyakini rukun iman
b.      Aspek akhlak meliputi :
1.      Pembiasaan akhlak karimah (mahmudah)
2.      Menghindari akhlak tercela (madzmumah)
c.       Aspek adab Islami meliputi :
1.      Adab terhadap diri sendiri
2.      Adab terhadap Allah
3.      Adab kepada sesama
4.      Adab terhadap lingkungan
d.      Aspek kisah teladan
Aspek kisah teladan meliputi : Kisah nabi Ibrahim mencari Tuhan, masa kecil Nabi Muhammad SAW dan kelicikan saudara-saudara Nabi Yusuf AS.
7.      Model, Metode dan Pendekatan Dalam Pembelajaran Akidah Akhlak
a.      Model Pembelajaran Akidah Akhlak
1.      Model Interaksi Sosial
Yang meliputi :
a.      Kerja kelompok
b.      Pertemuan kelas
c.       Pemecahan masalah sosial
d.      Bermain peran
e.      Simulasi sosial
2.      Model Pemrosesan Informasi
a.      Melakukan tindakan
b.      Memberikan informasi
c.       Merangsang peserta didik
d.      Menyampaikan isi pembelajaran
e.      Memberikan bimbingan
f.        Memberikan penguatan
g.      Memebrikan feedback
h.      Melaksanakan penilaian proses dan hasil
i.        Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya dan menjawab berdasarkan pengalamannya
3.      Model Personal (Personal Models)
Model personal menekankan pada pengembangan konsep diri setiap individu.
4.      Model Modifikasi Tingkah Laku (Behavioral)
Model Behavioral menekankan pada perubahan perilaku yang tampak dari peserta didik sehingga konsisten dengan konsep dirinya.
b.      Metode Pembelajaran
1.      Metode Ceramah
2.      Metode Tanya Jawab
3.       Metode Diskusi
4.      Metode Pemberian Tugas Belajar (Resitasi)
5.      Metode Demonstrasi dan Eksperimen
c.       Pendekatan pembelajaran Akidah Akhlak
1.      Pendekatan Keimanan
2.      Pendekatan Pengalaman
3.      Pendekatan Pembiasaan
4.      Pendekatan Rasional
5.      Pendekatan Emosional
6.      Pendekatan Fungsional
7.      Pendekatan Keteladanan
8.      ­implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak di MI
9.      Karakteristik dan Perkembangan Belajar Siswa Pada Madrasah Ibtidaiyah
a.      Senang bermain
b.      Senang bergerak
c.       Senang bekerja dalam kelompok
d.      Senang merasakan atau melakukan/memperagakan sesuatu secara langsung
10.  Faktor-faktor yang Mempengaruhi Karakteristik Belajar Usia MI
a.      Faktor Internal
a)      Karakteristik anak usia MI secara langsung
b.      Faktor Eksternal
11.  Ciri Khas Anak Usia SD/MI
1.      Ciri-ciri masa kelas-kelas rendah (6/7-9/10 tahun)
a.      Adanya kecenderungan memuji diri sendiri
b.      Membandingkan dirinya dengan anak yang lain
2.      Ciri-ciri pada masa kelas-kelas tinggi (9/10-11/12 tahun)
a.      Sangat realistik, rasa ingin tahu dan ingin belajar



BAB III
PENUTUP


A.     KESIMPULAN
Akidah menurut istilah adalah urusan-urusan yang harus dibenarkan oleh hati dan diterima dengan rasa puas serta terhujam kuat dalam lubuk jiwa yang tidak akan dapat diguncangkan oleh keraguan-keraguan. Dasar Akidah Akhlak dalam hukum Islam yaitu Al-Qur’an dan Al-Hadist. Al-Qur’an dan Al-Hadist adalah pedoman hidup dalam Islam yang menjelaskan kriteria atau ukuran baik buruknya suatu perbuatan manusia. Tujuan pembelajaran Aqidah Akhlak yaitu:
a.        Memupuk dan mengembangkan dasar Ketuhanan yang sejak lahir.
b.        Akidah Akhlak bertujuan pula membentuk pribadi muslim yang luhur                 dan muia.
c.         Menghindari diri dari pengaruh akal pikiran yang menyesatkan

B.     SARAN
Model pembelajaran yang paling tepat untuk diterapkan oleh guru dikelas sebaiknya memperhatikan keefektifan dari model pembelajaran itu sendiri agar tujuan suatu pembelajaran  akan tercapai dan juga menyenangkan untuk siswa




DAFTAR KEPUSTAKAAN

Prawiradilaga, Dewi salma.  2009.  Prinsip Dasar Pembelajaran.  Jakarta: Universitas Negri Jakarta
Suyono dan Hariyanto. 2012. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya
Junaedi. Dkk.2008. Strategi Pembelajaran,  Surabaya: LAPIS-PGMI
Majid,Abdul. 2012. Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Sulhan,Najib .dkk. 2012.  Panduan Mengajar Akidah Akhlak madrasah Ibtidaiyah . Jakarta : Zikrul Hakim
http://fuz14h.blogspot.com/2013/01/makalah-strategi-pembelajaran-aqidah.html
http://edupedia.koranpendidikan.com/view/1896/strategi-pembelajaran-akidah-akhlak.html


0 Response to "MAKALAH INDIKATOR PENGEMBANGAN AQIDAH AKHLAK MI"

Post a Comment