RESUME TAHAP PENELITAN SEJARAH DAN PENELITIAN SINGKAT

Untuk Memudahkan Pencarian Dokumen Pendidikan Gunakan Filtur Pencarian di Bawah ini

RESUME TAHAP PENELITAN SEJARAH DAN PENELITIAN SINGKAT



A.      PRINSIP DASAR DALAM PENELITIAN SEJARAH LISAN
Dalam langkah-langkah penelitian sejarah lisan perlu adanya sumber-sumber yang mendukung yaitu sumber yang datangnya dari para pelaku maupun para saksi. Disamping itu juga perlu didukung tempat dimana terjadinya peristiwa, mencari latar belakang dan tujuan serta melihat atau memahami pengaruh dan akibat dari peristiwa yang ditimbulkannya.
a.       Sumber Berita dari Pelaku Sejarah
Di dalam suatu peristiwa sejarah yang telah terjadi para pelaku merupakan unsur-unsur utama dan perperan pada peristiwa tersebut. Karena para pelaku akan mengetahui dengna pasti latar belakang atau sebab-sebab terjadinya peristiwa tersebut tentang apa yang terjadi pada saat peristiwa tersebut. Sasaran dan tujuan yang hendak dicapai dalam peristiwa tersebut para pelaku akan dapat memberikan keterangan tentang peristiwa dengan sejelas-jelasnya dan bahkan akan menceritakan secara berurutan apa yang dialaminya dalam suatu peristiwa yang terjadi. Peristiwa itu biasanya mendekati suatu kebenaran dari suatu keadaan ytang terjadi pada peristiwa tersebut. Bahkan orang yang menerima penjelasan sering menganggap suatu kebenaran yang mutlak. Tetapi perlu diingat bahwa keterangan para pelaku sering bersifat subyektif artinya keterangan itu benar menurut pelaku itu sendiri atu ada hal-hal tertentu yagn tidak diungkapkan oleh para pelaku biasanya itu menyangkut masalah-masalah yang dianggap negatif yang dialami pelaku dalam peristiwa tersebut.

b.      Sumber Berita dari Saksi Sejarah
Saksi adalah seorang yang pernah melihat atau menyaksikan terjadinya suatu peristiwa. Tetapi bukan sebagai pelaksana atau iktu serta ambil bagian dalam suatu peristiwa tersebut. Berita itu biasanya disampaikan oleh para saksi berupa berita atau kebenaran sepihak dan tergantung dari pihak mana saksi itu berasal atau berpihak. Selain itu para saksi tidak akan dapat melihat secara utuh rangkain dari suatu peristiwa dan biasanya hanya terfokus pada peristiwa itu terjadi tanpa mengetahui atau melihat latar belakang atau sebab-sebab terjadinya peristiwa tersebut. Dengan demikian keterangan dari para saksi tentang suatu peristiwa yagn telah terjadi belum dapat dianggap sebagai suatu keterangan yang lengkap. Untuk itu para ahli sejarah/sejarawan harus dapat menyatukan keterangan-keterangan dari saksi sehingga suatu peristiwa sejarah dapat dijelaskan dengan utuh.


c.       Tempat Peristiwa Sejarah
Di dalam penelitian sejarah, tempat suatu peristiwa merupakan masalah yang sangat penting. Karena semua peristiwa tetnu ada tempat dimana terjadinya.

d.      Latar Belakang Munculnya Peristiwa Sejarah
Latar belakang atau sebab-sebab terjadinya suatu peristiwa merupakan unsur terpenting dalam peristiwa suatu sejarah dibandingkan unsur-unsur lainnya. Karena latar belakang itu kan mengungkapkan faktor-faktor yang mendorong munculnya peristiwa itu. Latar belakang itu menjadi penentu utama munculnya suatu peristiwa sejarah tanpa adanya latar belakang atau sebab-sebab tersebut maka peristiwa bersejarah tidak akan mungkin terjadi.

e.       Pengaruh dan Akibat dari Peristiwa Sejarah
Suatu peristiwa sejarah yang telah terjadi dalam kehidupan masyarakat tentu akan memberikan pengaruh dan akibat yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat. Pengaruh itu bisa bisa pengaruh positif dan negatif bagi masyarakat atau bangsa yang menilai peristiwa tersebut. Pengaruh positif akan membawa perubahan-perubahan ke arah kemajuan atau kebaikan dari kehidupan masyarakat. Dan sementara itu pengaruh negatif akan menyababkan timbulnya kegelisahan dan keresahan dalam kehidupan masyarakat/bangsa yang bersangkutan.

B.       PENELITIAN SINGKAT JEJAK MASA LAMPAU
1.      Peninggalan Sejarah
Merupakan benda-benda budaya manusia dari masa yang telah lampau. Benda-benda peninggalan itu dapat berwujud beraneka macam sesuai kebutuhan/keinginan manusia pada masa itu. Seperti bangunan, peralatan, perhiasan dan lain-lain. Peninggalan sejarah yang dikenal dalam masyarakat indonesia dalam bentuk bangunan diantaranya bangunan punden berundak, candi, istana, masjid, makam islam, dan peralatan yang berupa kepala batu, keris, tombak dari logam dan perhiasan seperti dari tembaga, perunggu, kuningan, perak           dan emas.

2.      Monumen Peringatan Peristiwa Bersejarah
Monumen peringatan adalah sebuah bangunan tugu yang dibangun sebagai tanda bahwa di tempat itu pernah terjadi suatu peristiwa besar. Tujuan pendiriannya adalah mengenang peristiwa yang telah terjadi di tempat tersebut atau digunakan sebagai tanda untuk menyampaikan pesan kepada generasi penerus bangsa yang tidak pernah mengalami peristiwa itu. Contoh monumen bersejarah; monumen pancasila sakti, lubang buaya di jakarta, monumen Trikora di Makassar, Monumen Sepuluh November di Surabaya dan lain-lain.

3.      Kronologi Sejarah Indonesia
Masa prasejarah adalah masa sebelum mengenal tulisan yang menyangkut kehidupan manusia dan asal mula munculnya jenis-jenis manusia purba di indonesia. Peralatan-peralatan yang digunakan kehidupan sosial, kehidupan budaya, kehidupan ekonomi dan munculnya kepercayaan awal dalam kehidupan manusia di indonesia. Dan untuk mengetahui keberadaan masyarakat indonesia para ahli hanya dapat melihat dari benda-benda budaya yang ditinggalkannya. Masa ini berlangsung sangat panjang hingga ditemukannya tulisan dan untuk mempermudah pemahaman, maka masa itu dibedakan atas zaman batu dan zaman logam. Zaman batu diantaranya:
1.      Zaman Batu Tua (Parealitikum)
2.      Zaman Batu Madya (Mesolitikum)
3.      Zaman Batu Muda (Neolitikum)
4.      Zaman Batu Besar (Megalitikum)
Zaman Logam Diantaranya:
1.      Zaman Tembaga
2.      Zaman Perunggu
3.      Zaman Besi

C.      PERKEMBANGAN PENGARUH HINDU BUDHA
Berkembangnya pengaruh Hindu dan Budha di Indonesia berawal dari terjadinya hubungan perdagangan antara india dan cina melalui wilayah indonesia. Akibat hubungan itu, bangsa indonesia mulai mendapat pengaruh budaya baru yaitu budaya hindu-budha dari india. Namun tidak semua budaya baru tersebut diserap bangsa indonesia dengan masuknya budaya baru ini, maka pada abad ke-4 di wilayah indonesia muncul kerajaan yang mendapat pengaruh india yaitu kerajaan Kutai Kalimantan Timur.

D.      PERKEMBANGAN PENGARUH ISLAM
Masuk dan berkembangnya pengaruh islam di indonesia, juga melalui jalur pelayaran dan perdagangan. Sejarah indonesia mencatat bahwa para pedagang arab telah melakukan hubungan perdagangan dengan wilayah indonesia sejak abad ke-7 M. Adapula yang mengatakan bahwa di pusat pemerintahan kerajaan Sriwijaya telah terdapat perkampungan-perkampungan orang arab. Perkembangan pengaruh islam terhadap indonesia semakin bertambah pesat setelah berdirinya kerajaan pertama di indonesia yaitu Samudra Pasai.

Pengaruh islam juga besar peranannya dalam kehidupan masyarakat indonesia khususnya dalam bidang sosial dan budaya. Dalam bidang sosial dan budaya pengaruh islam tercermin telah dilepaskannya kasta-kasta dalam masyarakat. Dengan begitu dinyatakan bahwa manusia memiliki derajat yang sama.

E.       MASA KOLONIAL DI INDONESIA
Wilayah indonesia pada wakti itu merupakan pusat daerah penghasil rempah-rempah. Banyak pedagang dari luar yang datang ke wilayah indonesia mencari rempah-rempah bahkan para pedagang eropa tidak hanya mencari rempah-rempah, melainkan juga melakukan penguasaan terhadap daerah-daerah yang disinggahinya yang kemudian menimbulkan sistem kolonial atau penjajahan. Bangsa-bangsa eropa itu diantaranya adalah: Portugis, Belanda (VOC), Perancis (Daendels) Inggris (Rafless) dan Kolonial Belanda.

Pada masa kolonial itu muncul perlawanan-perlawanan yang dilakukan oleh bangsa indonesia di berbagai daerah. Namun perlawanan itu tidak pernah berhasil mengusir pemerintah kolonial dari wilayah indonesia karena penguasa kolonial sering menggunakan politik adu domba (devide of impera) ketika menghadapi kolonial belanda bahkan kedudukan belanda bertambah kuat. Hal ini disebabkan karena bangsa indonesia belum ada rasa persatuan diantara daerah-daerah yang berperang dan persenjataan yang dimiliki sangat sederhana sehingga tidak dapat mengimbangi kaum kolonial.

F.       PERGERAKAN NASIONAL INDONESIA
Sejak pemerintah kolonial belanda melaksanakan politik etis di Indonesia bangsa indonesia mulai mengenal pendidikan. Akibat dari perkembangan ini muncullah golongan terpelajar maupun golongan intelektual. Golongan terpelajar atau intelektual itu mulai berusaha membebaskan bangsa indonesia dari cengkraman kaum penjajah dan memikirkan cara melawan penjajah sehingga mereka membentuk berbagai organisasi pergerakan dan organisasi yang menjadi pelopor pergerakan kebangsaan indonesia adalah organisasi Budi  Utomo yang berdiri pada tanggal 20 mei 1908. Selanjutnya muncul organisasi seperti SDI berubah menjadi SI Indische Pertij (IP) PKI, PNI, Partindo, Parindra dll.

Organisasi-organisasi pergerakan nasional indonesia itu mendapat pengawasan ketat dari pemerintah kolonial belanda, sehingga ruang gerakannya semakin terbatas. Keadaan seperti itu berlangsung sampai masuknya jepang tahun 1942.

G.      KOLONIALISME JEPANG DI INDONESIA
Kedatangan jepang dengan propaganda-propaganda yang dilakukannya telah menarik perhatian rakyat indonesia sehingga mau membantu jepang mengusir belanda. Pemerintah jepang memberikan kebebasan kepada para pemimpin bangsa indonesia. Organisasi-organisasi pergerakan dihapuskan dan diganti dengan organisasi-organisasi buatan jepang. Seperti gerakan 3A, PUTERA DAN PETA. Namun walaupun demikian penguasaan jepang atas wilayah indonesia telah menimbulkan kemelaratan lagi, bahkan penindasan jepang terhadap indonesia melebihi kekejaman belanda. Sehingga banyak terjadi gerakan-gerakan yang menentang belanda.

Kependudukan jepang di indonesia tidak berlangsung lama yaitu kurang lebih 3,5 tahun. Hal ini karena hancurnya kota Hirosima dan Nagasaki oleh bom atom yang dijatuhkan oleh pasukan udara amerika serikat. Akhirnya jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu tanggal 14 Agustus 1945.

H.      MASA INDONESIA MERDEKA
Sejak proklamasi kemerdekaan indonesia tanggal 17 agustus 1945 indonesia memasuki babak baru yaitu masa kemerdekaan bangsa dan negara indonesia. Merupakan mulai tercapainya harapan untuk hidup bebas dari segala bentuk penjajan. Dengan kemerdekaan itu bangsa indonesia mulai menyusun sistem pemerintahan dan membentuk perlengkapan-perlengkapan negara. Namun di awal kemerdekaannya bangsa indonesia tidak terlepas dari rongrongan baikd yang datang dari dalam maupun dari luar.

Selanjutnya bangsa indonesia berusaha untuk membangun dan memperbaiki sendi-sendi kehidupan baik politik, sosial, ekonomi dan budaya. Pasang surut stabilitas nasional dirasakan bangsa indonesia.

Sejak indonesia merdeka hingga sekarang, indonesia telah memiliki enam presiden yaitu:
1.      Ir. Soekarno (1945 – 1966)
2.      Soeharto (1967 – 1998)
3.      B.J. Habibie (1998 – 1999)
4.      Abdul Rahman Wahid (1999 – 2001)
5.      Megawati Soekarno Putri (2001 – 2004)
6.      Susilo Bambang Yudoyono (2004 – sekarang)


Apakah Postingan ini Keren Bermanfaat Guys? Please Bantu Viralkan Guys!

URL:HTML:BB(forum):
Posted by SahrulParawie
WAHANA BELAJAR & BERBAGI ANEKA DOKUMEN PENDIDIKAN Updated at: 4/13/2018 04:48:00 AM

No comments :

Post a Comment