MAKALAH STATUS KEWARGANEGARAAN APATRIDE BIPATRIDE DAN MULTIPATRIDE

Untuk Memudahkan Pencarian Dokumen Pendidikan Gunakan Filtur Pencarian di Bawah ini

MAKALAH STATUS KEWARGANEGARAAN APATRIDE BIPATRIDE DAN MULTIPATRIDE


BAB I
PENDAHULUAN


A.   Latar Belakang
Status kewarganegaraan adalah suatu identitas yang dimiliki setiap warga negara. Status kewarganegaraan tersbeut berlandaskan asas kewarganegaraan yang dianut. Karena asas kewarganegaraan merupakan landasan dasar berpikir dalam menentukan masuk atau tidaknya seseorang dalam golongan warga negara dari suatu negara tertentu yang ia pilih.  Asas kewarganegaraan selalu digunakan di setiap negara di dunia untuk menentukan kewarganegaraan semua warganya.
Adanya perbedaan dalam menentukan kewarganegaran di beberapa negara, baik yang menerapkan asas ius soli maupun ius sanguinis, dapat menimbulkan dua kemungkinan status kewarganegaraan seorang penduduk yaitu Apatride dan Bipatride

B.   Rumusan Masalah
1. Apakah yang dimaksud kewarganegaraan?
2. Bagaimana bentuk-bentuk status kewarganegaraan yang ada?
3. Bagaimana Bentuk dan contoh dari status kewarganaan?

C. Tujuan Penulisan
1.  Mengetahui pengertian dari kewarganegaraan
2.  Memahami bentuk-bentuk status kewarganegaraan yang ada di dunia
3.  Mengetahui contoh dari masing-masing status kewarganegaraan



BAB II
PEMBAHASAN

A.      Pengertian Status Kewarganegaraan
Status kewarganegaraan adalah suatu identitas yang dimiliki setiap warga negara. Status kewarganegaraan tersbeut berlandaskan asas kewarganegaraan yang dianut. Karena asas kewarganegaraan merupakan landasan dasar berpikir dalam menentukan masuk atau tidaknya seseorang dalam golongan warga negara dari suatu negara tertentu yang ia pilih.  Asas kewarganegaraan selalu digunakan di setiap negara di dunia untuk menentukan kewarganegaraan semua warganya. Meski setiap negara memiliki aturan aturan tertentu, asas kewarganegaraan yang dianut oleh suatu negara bersifat umum.

B.       Macam-macam Status Kewarganegaraan
Adanya perbedaan dalam menentukan kewarganegaran di beberapa negara, baik yang menerapkan asas ius soli maupun ius sanguinis, dapat menimbulkan dua kemungkinan status kewarganegaraan seorang penduduk yaitu Apatride dan Bipatride.
1)        APATRIDE
Apatride berasal dari kata a artinya tidak dan patride artinya kewarganegaraan. Jadi, Apatrideadalah orang-orang yang tidak memiliki kewarganegaraan. Apatride ini bisa dialami oleh orang yang dilahirkan dari orang tua yang negaranya menganut asas ius soli di negara atau dalam wilayah negara yang menganut asas ius sanguinis. Orang tersebut tidak mendapat kewarganegaraan orang tuanya karena tidak lahir di dalam wilayah negara orang tuanya, dan tidak mendapatkan kewarganegaraan dari negara tempat ia dilahirkan karena ia lahir dari orang tua yang bukan warga negara tempat ia dilahirkan itu.
Apatride terjadi apabila seorang anak yang negara orang tuanya menganut ius soli lahir di negara yang menganut ius sanguinis. Untuk mencegah apatride, UU No. 62 Tahun 1958 pasal (10) huruf (f) menyatakan bahwa anak yang lahir di wilayah Indonesia selama orang tuanya tidak ketahui adalah warga negara Indonesia.
Misalnya :
  • Seorang keturunan bangsa A (Ius Soli) lahir di negara B (Ius Sanguinis) Maka orang tersebut bukan warga negara A maupun warga negara B.
  • Seorang anak dariorang tua warga Negara X yang menganut  ius   soli   dilahirkan di Negara Y yang menganut   ius  sanguinis   tidak memperolehkewarganegaraan baik Negara X (KArena tidak lahir disana) maupunkewarganegaraan Y (karena bukan merupakan keturunan warga Negara tersebut).AKibatnya anak tersebut tidak memiliki kewargangeraan (Aptride)
Contoh :
  1. Agus dan Ira adalah status suami dan istri dari Negara B Ius Soli. Mereka tinggal di Negara A yang berasas Ius Sanguinis. Kemudian Budi anak mereka lahir, menurut Negara A, Budi tidak diakui sebagai warga negara A, karena orang tua bukan warga negara. Demikian menurut Negara B, Budi tidak diakui sebagai warga negara, karena lahir di wilayah lain. Dengan demikian Budi tidak memiliki kewarganegaraan atau Apatride .                                                              1
  1. Jennifer Lopez memiliki darah keturunan bangsa Latin ( Brazil ) , tapi ia lahir di Belanda. Jadi Jennifer tidak memiliki status kewarganegaraan dari kedua Brazil dan warga Belanda . Brasil tidak mengakui Jennifer Lopez sebagai warga negara karena ia lahir di luar negara Brazil . Dan dia bukan warga negara Belanda , karena ia tidak memiliki darah atau keturunan bangsa Belanda .

Kerugian : Tidak punya kewarganegaraan, berarti seseorang tidak bisa memperoleh perlindungan dari negara tertentu, dan tidak memiliki hak-hak sipil/kewarganegaraan.

2)        BIPATRIDE
Bipatride berasal dari kata bi artinya dua dan patride artinya kewarganegaraan. Jadi, Bipatrideadalah orang-orang yang memiliki kewarganegaraan rangkap (ganda). Bipatride ini bisa dialami oleh orang yang dilahirkan oleh orang tua yang negaranya menganut asas ius sanguinis di dalam wilayah negara yang menganut asas ius soli. Oleh negara asal orang tuanya orang itu dianggap sebagai warga negara karena ia adalah keturunan dari warga negaranya. Sedang oleh negara tempat dimana orang itu lahir, ia juga dianggap warga negara karena lahir dalam wilayah negara yang bersangkutan. Jadi, orang itu berkewarganegaraan rangkap, yaitu kewarganegaraan negara asal orang tuanya dan kewarganegaraan negara tempat ia dilahirkan.
Bipatride terjadi apabila seorang anak yang negara orang tuanya menganut ius sanguinis lahir di negara lain yang menganut asas ius soli maka kedua negara tersebut menganggap bahwa anak tersebut sebagai warga negaranya. Setelah usia 18 tahun atau telah menikah jika punya lebih dari satu kewarganegaraan (bipatride) maka harus memilih salah satu.
Kasus kewarganegaraan ganda ini dalam realitas empiriknya merupakan kelompok status hukum yang tidak baik karena dapat mengacaukan keadaan kependudukan kedua negara ini. Untuk mencegah bipatride maka UU No. 62 Tahun 1958 pasal 7 menyatakan bahwa seorang perempuan asing kawin dengan laki-laki WNI dapat mendapat kewarganegaraan Indonesia dengan syarat dia harus meninggalkan kewarganegaraan asalnya.
Misalnya :
  • Seorang keturunan bangsa C (Ius Sanguinis) lahir di negara D (Ius Soli). Sehingga karena ia keturunan negara C, maka dianggap warga negara C, tetapi negara D juga menganggapnya sebagai warga negara, karena ia lahir di negara D.
  • Seorang keturunanbangsa Y ( ius   sanguinis ) lahir diNegara X ( ius   soli ). Oleh karena ia keturunan bangsa Y maka dianggapsebgai warga Negara Y. akan tetapi, Negara X juga menganggap warga negaranyakarena berdasarkan tempat lahirnya. Sehingga anak tersebut mempunyaikewarganegaraan ganda.

Contoh :
  1. Adi dan Ani adalah suami dan istri dengan status warga Negara A Ius Sanguinis, tetapi mereka berdomisili di Negara B yang menganut prinsip Ius Soli. Lalu anak mereka lahir, Dani. Menurut Negara A, Dani adalah warga negara, karena mengikuti kewarganegaraan orang tua mereka. Menurut Negara B, Dani juga warga negara, karena tempat kelahirannya adalah di Negara B. Sehingga Dani memiliki status kewarganegaraan ganda atau Bipatride.
  2. Ayah Bao Cun Lai adalah seorang Cina, Tapi Bao Cun Lai lahir di Inggris. Jadi dia memiliki kewarganegaraan ganda, yang merupakan warga negara Inggris yang menerapkan prinsip kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran, serta warga China yang menganut prinsip kewarganegaraan berdasarkan hubungan darah .

Kerugian : Kalau sampai negara-negaranya berperang, maka seseorang bisa dicurigai sebagai pengkhianat negara tertentu dan tidak bisa memberikan pembelaan negara secara nyata
  
3)        MULTIPATRIDE
Multipatride adalah seseorang yang memiliki 2 atau lebih kewarganegaraan Multipatride, terjadi jika seorang pria berkewarganegaraan A menikah dengan seorang wanita berkewarganegaraan B, negara A dan B menganut asas ius sanguinis. Mereka pindah ke negara Cyang menganut asas ius soli, lalu mereka melahirkan seorang anak di negara C. Secara otomatis si anak tersebut memiliki 3 kewarganegaraan sekaligus yaitu kewarganegaraan negara A, B dan negara C.

Misalnya :
  • Seorang yang BIPATRIDE juga menerima pemberian status kewarganegaraan lain ketika dia telah dewasa, dimana saat menerima kewarganegaraan yang baru ia tidak melepaskan status bipatridenya.

Contoh :
Ayah Bao Cun Lai adalah seorang Tionghoa. Namun karena Bao Cun Lai lahir di Inggris, maka dia memiliki dua kewarganegaraan, yaitu sebagai warga negara Inggris yang menerapkan asas kewarganegaraan berdasar tempat kelahiran, juga sebagai warga negara China yang menganut asas kewarganegaraan yang didasarkan pada hubungan darah. Aneh, suatu ketika Bao Cun Lai mendapat kehormatan untuk menjadi warga negara lain yang mengijinkan seseorang memiliki status kewarganegaraan ganda, namun karena dia tidak melepas statusnya sebagai warga negara China maupun Inggris, maka dia memiliki tiga kewarganegaraan sekaligus.
Kerugian :
·           3 Negara atau lebih yang saling mempertahankan status anak tersebut karena masing masing Negara mengacu pada asas yang dianut.
·           Dalam mencari pekerjaan, sekolah, atau ke Negara selain kedua Negara tersebut sangat sulit.
·            Masalah itu jika mau diselesaikan, harus melibatkan banyak pihak yang memakan waktu dan biaya.



BAB III
KESIMPULAN



A.      KESIMPULAN
Bipatride, Multipatride dan Apatride merupakan istilah-istilah yang berhubungan dengan warga negara atau kewarganegaraan seseorang. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dimaksud dengan warga negara adalah penduduk sebuah negara atau bangsa yang berdasarkan keturunan, tempat kelahiran, dan sebagainya mempunyai kewajiban dan hak penuh sebagai seorang warga negara dari negara itu.
Dalam suatu negara, untuk menetapkan status kewarganegaraan bagi warganya bisa berbeda-beda. Sebuah negara menggunakan salah satu dasar hukum dari dua asas kewarganegaraan yang umum berlaku, yaitu berdasarkan keturunan biologis (ius sanguinis) atau berdasarkan tempat kelahiran (ius soli). 
Apartide adalah adanya seorang penduduk yang sama sekali tidak mempunyai
kewarganegaraan yang sah menurut keturunan ataupun tempat kelahirannya. Bipatride adalah adanya seorang penduduk yang mempunyai dua macam kewarganegaraan sekaligus (kewarganegaraan ganda).
 Multipatride adalah adaya seorang penduduk yang memiliki dua atau lebih kewarganegaraan. Multipatride terjadi apabila orang yang yang berstatus (bipatride) menerima pemberian status kewarganegaraan yang lain sehingga menyebabkan dia memiliki kewarganegaraan lebih dari dua.



DAFTAR PUSTAKA




http://widyalofa.blogspot.co.id/2014/01/tugas-pkn-apatride-bipatride.html
https://www.kanal.web.id/2017/11/pengertian-bipatride-multipatride-dan.html
https://sitinurkholisoh70.wordpress.com/2016/02/15/apatride-bipatride-dan-multipatride-2/
https://mozz4rt.blogspot.co.id/2015/03/pengertian-apatride-bipatride-dan.html
https://www.kitapunya.net/2017/02/pengertian-bipatride-apatride-dan-multipatride.html


Posted by SahrulParawie
WAHANA BELAJAR & BERBAGI ANEKA DOKUMEN PENDIDIKAN Updated at: 4/26/2018 02:37:00 PM

No comments :

Post a Comment