Makalah Iman Kepada Malaikat

Untuk Memudahkan Pencarian Dokumen Pendidikan Gunakan Filtur Pencarian di Bawah ini

Makalah Iman Kepada Malaikat


BAB I

PENDAHULUAN


Malaikat adalah kekuaatan dalam mengembangkan misi dan tugasnya. Malaikat diciptakan dari Nur/Cahaya. Malaikat mempercayai dan terbasuk bagian rukum iman. Mengenai jumlah malaikat tidak ada yang tahu hanya Allah saja yang mengetahuinya. Malaikat adalah salah satu jenis makhluk yang ghoib (Tidak dapat diindrakan). Maksud dari surat fatir ayat 35 : 1 adalah melatar belakangi, mempercayaiu akan kuasa Allah dan jenis-jenis ciptaannya. Malaikat diciptakan untuk mengurus berbagai macam urusan. Malaikat ada yang mempunyai 2 sayap, tiga dan empat. Dan Allah menambahkan pada ciptaanya apa yang Dia kehendaki. Dan sungguh Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kuasa Allah atas kelebihan     para malaikat. 


BAB II
PEMBAHASAN

A.      Malaikat – Malaikat Allah SWT
1.      Pengertian Malaikat
Menurut bahasa kata malaikat ..................... memerlukan kata jamak yang berasal dari ..................... yang berarti kekuatan dalam mengembangkan misi dan tugasnya mlaikat disebut juga dengan ........................ yang berarti pada utusan Allah.
Malaikat diciptakan oleh Allah SWT dari cahaya memeprcayai adalah malaikat bagian dari rukun iman. Adapun mengenai jumlahnya tidak ada yang tau mengetahuinya hanya Allah saja yang mengetahuinya. Yang perlu kita ketahui dan kita imani.
Malaikat adalah salah satu jenis makhluk goib (tidak dapat diindrakan) yang dicipta Allah SWT dari cahaya. Malaikat tidak memerlukan apa pun yang bersifat fisik atau jasmani. Mereka menghabiskan waktunya siang dan malam hanya untuk mengabdi kepada AllahSWT.
Dalam hal penciptaan malaikat Allah SWT berfirman sebagai berikut:
Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Qs. Taltir 35 : 1)
Pada ayat di atas disebutkan bahwa Allah SWT menciptakan malaikat mereka ada yang mempunyai dua sayap, dan empat sayap tetapi wujudnya tidak dijelaskan. Rasulullah SAW pernah menyatakan bahwa beliau sering bertemu malaikat Jipril dalam wujudnya yang asli ketika menurunkan wahyu. Beliau menyatakan bahwa sayapnya seakan-akan memenuhi permukaan bumi. Tetapi beliau tidak menjelaskan apakah wujud malaikat Jibril seperti manusia ataukah yang lain oleh sebab itu sebagai orang yang beriman kiranya tidak perlu memperbincangkan hakikat wujud malaikat.
Adapun inti beriman kepada malaikat ialah mempercayai keberadaannya sebagai makhluk goib ciptaan Allah SWT. Serta meyakini jenis-jenis tugas yang diamanahkan kepadanya.

B.       Sifat – Sifat Malaikat
1.      Sifat yang Wajib
1)      Selalu bertasbih kepada Allah siang dan malam tidak pernah berhenti
2)      Suci dari sifat-sifat manusia dan jin seperti hawa nafsu, lapar, sakit, makan, tidur, bercanda, berdebat dan lain-lain
3)      Selalalu takut dan taat kepada Allah SWT
4)      Tidak pernah membuat maksiat
5)      Mempunyai sifat malu
6)      Bisa terganggu dengan bau tidak sedap seperti anjing dan patung
7)      Tidak makan dan minum
8)      Mampu mengubah wujudnya
9)      Mempunyai kekuatan yang luar biasa dan kecepatan seperti cahaya

2.      Sifat-sifat Mustahil
1)      Mempunyai hawa nafsu, lapar, sakit, makan, tidur, bercanda, berdebat dan lain-lain.
2)      Tidak mempunyai sifat malu
3)      Pendusta (ingkar kepada perintah dan larangan Allah SWT)
4)      Tidak pernah bertasbih kepada Allah SWT
5)      Berbuat maksiat dimana-mana
6)      Mempunyai sifat sombong
7)      Selalu menghabiskan waktu siang dan malamnya dengan perbuatan dosa
Al-Qur’an menjelaskan bahwa malaikat adalah hamba Allah yang mulia, tidak pernah durhaka, tidak pernah maksiat, dan tidak pernah menentang perintah Allah SWT berfirman sebagai berikut:
26.  Dan mereka berkata: "Tuhan yang Maha Pemurah Telah mengambil (mempunyai) anak", Maha Suci Allah. Sebenarnya (malaikat-malaikat itu), adalah hamba-hamba yang dimuliakan[957],
27.  Mereka itu tidak mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka mengerjakan perintah-perintahNya.

[957]  ayat Ini diturunkan untuk membantah tuduhan-tuduhan orang-orang musyrik yang mengatakan bahwa malaikat-malaikat itu anak Allah.



Pada ayat yang lain Allah SWT berfirman sebagai berikut:
6.  Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan (Qs. At-Tahrim 66 L 6)
Kedua ayat di atas menjelaskan bahwa malaikat memiliki sifat-sifat antara lain sifat mulia karena Allah SWT. Taat sepenuhnya kepada perintah Allah SWT dan tidak mendurhakai perintah Allah SWT dan selalu mengerjakan perintahNya.

C.       Nama – nama malaikat dan tugasnya
Nama-nama malaikat yang wajib diimani ada sepuluh. Kesepuluh malaikat itu antara lain sebagai berikut:
a.       Jibril
Jibril adalah malaikat yang ditugasi oleh Allah SWT untuk menyampaikan wahyu kepada Nabi atau Rasul utusan Allah SWT. Dalam menyampaikan wahyu kepada Nabi Muhammad SAW. Jibril terkadang berwujud seorang laki-laki yang berpakaian serba putih dan terkadang dengan wujud aslinya. Allah SWT berfirman sebagai berikut:
4.  Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).
5.  Yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat. (Qs. An-Najm 53: 4 -5)

b.      Mikail
Mikail diberi tugas oleh Allah SWT untuk membagi rizki

c.       Israfil
Israfil diberi tugas untuk meniup sangkakala atau trompet. Allah SWT berfirman sebagai berikut:

51.  Dan ditiuplah sangkalala[1270], Maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka.

[1270]  tiupan Ini adalah tiupan sangkalala yang kedua yang sesudah nya bangkitlah orang-orang dalam kubur. (Qs. Yasin 36 : 51)
d.      Izrail
Izrail diberi tugas mencabut nyawa, Allah SWT berifrman sebagai berikut:ËÐÈ
27.  Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila malaikat mencabut nyawa mereka seraya memukul-mukul muka mereka dan punggung mereka? (Qs. Muhamad 47 : 27)

e.       Raqib
Raqib diberi tugas untuk mencatat amal baik manusia selama hidup di dunia. Allah SWT berfirman sebagai berikut:
18.  Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat Pengawas yang selalu hadir. (Qs. Qaf 50 : 18)

f.       Atid
Atid diberi tugas untuk mencatat amal buruk manusia selama hidup dunia.

g.      Munkar
Munkar diberi tugas untuk menanyai manusia di dalam kubur

h.      Nakir
Nakir diberi tugas untuk menanyai manusia di alam kubur

i.        Malik
Malik diberi tugas untuk menjaga neraka Allah SWT berfirman sebagai berikut:
6.  Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (Qs. At Tahrim 66 : 6)



j.        Ridwan
Ridwan diberi tugas menjaga surga Allah SWT berfirman sebagai berikut:
73.  Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam syurga berombong-rombongan (pula). sehingga apabila mereka sampai ke syurga itu sedang pintu-pintunya Telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu. Berbahagialah kamu! Maka masukilah syurga ini, sedang kamu kekal di dalamnya". (Qs. Az -  Zumar 39 : 73)

D.      Keungungan Iman Kepada Malaikat
Yaitu kita bisa memahami apa malaikat itu, dan apa iman itu malaikat yang bisa kita ketahui hanya beberapa saja setelah kita memahami iman kepada malaikat kita bisa mengetahui semua malaikat dan iman adalah percaya yang berarti kita harus percaya pada malaikat tersebut dan kita bisa belajar dengan cara lebih singkat melalui iman kepada malaikat tersebut. Kita bisa mengembangkan misi dan tugas-tugas yang ada di dalamnya dan malaikat juga diciptakan oleh Allah terbuat dari cahaya (nur) iman kepada malaikat adalah bagian dari rukun iman. Maksudnya adalah meyakini/percaya adanya malaikat walaupun kita tidak dapat melihat mereka dan kita dapat mempelajari bahwa malaikat selalu bertasbih siang dan malam tidak pernah henti artinya malaikat selalu bertasbih beribadah kepada Allah pada waktu malam dan siang hari tiada henti – hentinya. Malaikat juga selalu takut dan taat kepada SWT dan malaikat pun mempunyai sifat pemalu dan malaikat memiliki kekuatan yang luar biasa dan kecepatan cahaya tapi malaikat bisa juga terganggu dengan bau tidak sedap seperti anjing dan patung. Itulah keuntungan dari iman kepada malaikat tersebut.



BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN


A.      Kesimpulan
Jadi malaikat itu adalah ciptaan Allah dan malaikat itu tercipta dari cahaya (nur) dan melaikat itu adalah sala hsatu pokok rukun iman yang kedua yang harus diyakini bahwa malaikat itu benar-benar ada dan malaikat itu tidak sama dengan manusia atapun jin karna dia tidak memiliki nafsu, tidak berkeluarga, tidak diketahui jenis kelaminnya, tetapi ia taat kepada Allah dan penah berbuat dosa dan malaikat adalah makhluk ciptaan Allah yang termasuk mulia dari makhluk yang lainnya. Adapun malaikat yang wajib diketahui ada 10 yaitu:
1.      Jibril menyampaikan wahyu
2.      Mikail pembagi rizki
3.      Izrail mencabut nyawa
4.      Israfil meniup sangkakala
5.      Munkar dan nankir menanyai manusia di dalam kubur
6.      Rokib dan atib mencatat amal baik dan buruk manusia
7.      Malik menjaga neraka
8.      Ridwan menjaga surga


Apakah Postingan ini Keren Bermanfaat Guys? Please Bantu Viralkan Guys!

URL:HTML:BB(forum):
Posted by SahrulParawie
WAHANA BELAJAR & BERBAGI ANEKA DOKUMEN PENDIDIKAN Updated at: 4/13/2018 02:05:00 AM

No comments :

Post a Comment